Karimun, 13 Maret 2026 – Perwakilan dari Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah Karimun menghadiri Apel Siaga Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H) yang dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kesiapsiagaan lintas instansi dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya pada sektor transportasi laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Karimun dan sekitarnya.

Apel siaga tersebut dihadiri oleh berbagai unsur instansi terkait, di antaranya KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, BMKG, TNI, Polri, BASARNAS, pemerintah daerah, serta stakeholder lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan personel, sarana, serta prosedur operasional guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode angkutan Lebaran.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga dilaksanakan simulasi penanganan keadaan darurat berupa Fire Drill dan Man Overboard Drill di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. Simulasi ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis, memperkuat koordinasi antarpetugas, serta meningkatkan kecepatan respons dalam menghadapi situasi darurat di laut. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan keselamatan dan keamanan pelayaran semakin optimal, khususnya dalam menghadapi tingginya aktivitas transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, BMKG berperan aktif mendukung kesiapsiagaan angkutan Lebaran melalui penyediaan informasi meteorologi yang akurat dan tepat waktu. Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah Karimun menyampaikan prakiraan cuaca serta potensi peringatan dini cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi aktivitas pelayaran di perairan Karimun dan sekitarnya. Informasi ini menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pengambilan keputusan operasional oleh otoritas pelabuhan dan operator transportasi laut.

Bagikan Artikel Ini